NEWS DETAIL

  1. Galery Kegiatan
  2. Jajan Tetap Jalan, Nabung Jangan Ketinggalan!

Jajan Tetap Jalan, Nabung Jangan Ketinggalan!

by | Aug 12, 2026

Pernah nggak, baru dikasih uang jajan tapi beberapa hari kemudian sudah habis? Padahal masih ingin beli skincare, buku, top up game, atau nongkrong bareng teman. Kalau sering mengalami hal ini, mungkin bukan uang jajannya yang kurang, tapi cara mengaturnya yang perlu diperbaiki.

Salah satu cara sederhana yang bisa kamu coba adalah metode 50/30/20. Caranya, bagi uang jajan ke dalam tiga bagian: 50% untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan.

50% untuk Kebutuhan

Setengah dari uang jajan digunakan untuk hal-hal yang memang penting, seperti ongkos sekolah, makan, alat tulis, fotokopi, atau kebutuhan tugas.

Misalnya kamu mendapat uang jajan Rp100.000 per minggu, maka sekitar Rp50.000 disiapkan untuk kebutuhan utama. Jadi, sebelum membeli sesuatu yang menarik, pastikan kebutuhan sekolahmu sudah aman.

30% untuk Keinginan

Nah, bagian ini boleh digunakan untuk hal-hal yang kamu sukai. Misalnya membeli minuman kekinian, top up game, nonton, membeli buku atau komik, skincare tambahan, atau nongkrong bersama teman.

Kalau mendapat Rp100.000, berarti sekitar Rp30.000 bisa digunakan untuk bersenang-senang. Ingat, ini uang untuk keinginan, bukan kebutuhan. Kalau habis, jangan mengambil dari uang tabungan.

20% untuk Tabungan

Bagian ini sering dianggap sepele, padahal justru penting. Sisihkan 20% untuk tabungan dan usahakan tidak digunakan untuk jajan.

Dari Rp100.000, kamu bisa langsung menyimpan Rp20.000. Tabungan ini bisa digunakan untuk membeli barang yang kamu inginkan, kebutuhan mendadak, atau mempersiapkan rencana di masa depan.

Biar Nggak Gagal di Tengah Jalan

Mengatur uang nggak harus ribet. Cukup mulai dengan mencatat uang masuk dan keluar, menentukan batas jajan, membawa bekal dari rumah, dan sesekali mencoba no spend day, yaitu satu hari tanpa membeli apa pun.

Yang paling penting adalah konsisten. Nggak perlu menunggu punya uang banyak untuk belajar mengatur keuangan. Justru, kebiasaan mengelola uang sejak sekolah akan sangat berguna ketika kamu sudah kuliah, bekerja, dan punya kebutuhan yang lebih besar.

Jadi, mulai sekarang jangan cuma bertanya, “Uang jajan gue masih berapa?” Tapi coba tanyakan juga, “Uang gue sudah digunakan untuk apa?”

Karena pintar mengatur uang bukan soal punya banyak uang, tetapi tahu bagaimana menggunakan uang yang kita punya.