Bondowoso, 20 Oktober 2025 — Madrasah Aliyah Swasta (MAS) ATQIA Bondowoso melaksanakan kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) pada Senin, 20 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan serta profesionalisme kepemimpinan di lingkungan sekolah.
Tim penilai dalam kegiatan PKKM terdiri atas dua orang, yaitu Bapak Bambang Tanyono, M.Pd. sebagai Penilai 1 dan Bapak Ahmad Hanafi, S.Pd. sebagai Penilai 2. Keduanya hadir untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja kepala madrasah, baik dalam aspek manajerial, supervisi akademik, maupun pengembangan kewirausahaan madrasah. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar pelaksanaan tugas kepala madrasah semakin efektif, terukur, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Bapak Ahmad Hanafi, S.Pd. menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia di madrasah. Menurutnya, kepala madrasah harus menjadi motor penggerak yang mampu memotivasi guru dan tenaga kependidikan untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Kepala madrasah berperan penting dalam menciptakan ekosistem belajar yang kondusif dan inspiratif. Dengan kepemimpinan yang kuat dan visioner, madrasah akan mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan tantangan masa kini,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa keterbatasan fasilitas di madrasah tidak boleh menjadi penghalang untuk terus berkembang. Justru dari madrasah seperti MAS ATQIA-lah semangat perubahan harus tumbuh melalui pelatihan berkelanjutan, kolaborasi antarguru, serta dukungan dari seluruh warga madrasah.
Sementara itu, Bapak Bambang Tanyono, M.Pd. menegaskan bahwa keberhasilan lembaga pendidikan sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan kepala madrasah. “Pemimpin yang berintegritas, inovatif, dan peduli terhadap kemajuan madrasah akan mampu membawa perubahan nyata,” tegasnya.
Kegiatan PKKM di MAS ATQIA Bondowoso berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Hasil dari kegiatan ini akan dijadikan dasar untuk evaluasi dan penyusunan strategi pengembangan kinerja kepala madrasah ke depan. Dengan kepemimpinan yang profesional dan berorientasi mutu, diharapkan MAS ATQIA Bondowoso terus menjadi madrasah unggul yang melahirkan peserta didik berprestasi, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri keislaman.







